Tips "Jodoh Bertamu" ala STIFInMan


Oleh : Dodi Rustandi

Sang juragan mas Guru JayaSetiabudi pernah berkata, bahwa sukses berpola dan gagalpun berpola. Soal bagaimana pasangan kita menjadi jodohpun, ternyata ada polanya. Setidaknya ada 5 pola bagaimana jodoh bertamu berdasarkan Mesin Kecerdasannya :

1. Sensing ( CinLokers )
Orang Sensing itu pengguna panca indera paling maksimal lho, apalagi MATAnya. Sampai-sampai tipe ini bisa lebih mempercayai apa yang terlihat secara langsung dibandingkan dengan yang tidak langsung. Karena hal itulah, maka pepatah Jawa " Witing Tresno Jalaran Soko Kulino " sangat cocok dengan prinsip pola bertamunya jodoh bagi Sensing. Yg artinya "cinta tumbuh karena terbiasa".

•Kecenderungan Pola :
Mudah beraksi utk berkenalan.
Jangan menyimpulkan di depan.
Jalani ajah
Nikmati 'cinlok' nya

• Langkah Praktis :
Temukan kesempatan utk bertemu dengan orang-orang secara rutin
Jalani hubungan pertemanan dengan offline lebih banyak
Tingkatkan interaksi dengan orang-orang secara lebih spesifik
Berdoalah semoga 'cinlok' karena terbiasa bertemu jadi bertamu 😊

 2. Thinking ( Secret admirer )

Jawaban chat WhatsApp yg singkat ( ok, y, oic, sip ) sering kali jadi hujatan ke tipe Thinking. Tipe ini memang cenderung kurang pandai bersosialisasi dengan orang-orang disekitarnya. "Kurang peka" begitu banyak orang mengatakannya. Itulah mengapa, tipe ini membutuhkan subjek & objek yang lain utk menjadi mediator pelancar hubungan personalnya. Klo mediator atau makcomblang ini tidak ada, apa daya sang pengagum rahasia ini akan terus menebar kagum yg rahasia di mana-mana.

• Kecenderungan pola :
Lambat beraksi utk berkenalan.
Banyak pertimbangan di depan.
Temukan mak comblang / mediator hubungan
Beri trust ke mak comblang
Waspada tikungan dari mak comblang

• Langkah Praktis :
Temukan objek mediator pertemanan yg bisa digunakan ( contoh: Teman sekolah, kuliah, kerja, rumah, satu kampung dll )
Temukan juga subjek  mediator pertemanan yg mau membantu jadi mak comblang
Jalani hubungan pertemanan dengan efektif ( chat online bisa dioptimalkan )
Adakan komunikasi juga antara kamu dan mediator serta dia
Berdoalah semoga mak comblangmu ga nikung tajam
Kalaupun dia nikung, semoga dia ngalamin jatuh kyk Rossi nikung saat lap terakhir
Bikin rencana utk segera bertamu ke dia dengan bantuan sang mak comblang
Berdoalah semoga dia mau menerima kamu

3. Intuiting ( the posesivers )

Orang langit merupakan sebuah julukan bagi tipe Intuiting. Hal ini menggambarkan berkelasnya sang Intuiting. Berkelas yang digambarkan dengan kualitas bukan kuantitas. Jadi bukan score kegantengan atau kecantikan yg jadi rujukan utama. Namun sesuatu yang orisinil dalam 'beda' yang jadi penentuan kelasnya. Orang lain akan menilainya sebagai hal yang unik dan aneh. Dalam jodoh, Intuiting cenderung merupakan tipe yang posesif.

• Kecenderungan Pola :
Cepat merumuskan kriteria yang mau dikenal
Lambat eksekusi utk berkenalan
Kali pertama kriteria terpenuhi jadi standar idealisme
Karena mahal, jadi maunya seperti di "lock" ( dikunci hanya untuknya )
Jika dia fine-fine ajah, maka fase akan berlanjut ke tamu
Jika dia ga fine, bersiap utk segera move on
Kendalikan posesif-mu, utk masa depanmu yang posesif-mu

• Langkah Praktis :
Sadari kriteriamu
Pahami bahwa kesempurnaan hanya milik Allah
Lebih baik mencegah move on daripada harus jalani move on
Berdoalah semoga dia sabar menerima penentuan kelasmu yg beda
Jaga posesivemu dengan sedang-sedang saja ( ingat langkah praktis yg kedua )
Terimalah kondisi bahwa kelas dia merupakan cerminan kelas kamu

4. Feeling ( the klikers )

Orang yang dianggap paling berperasaan adalah tipe Feeling. Segala sesuatu dirujuknya ke hati. Klo hati udah yes, logika pasti yes. Tapi jika logika yes, hati No, maka keputusannya BIG No. Kalimatnya simple " aku ga sreg" . Kuerennn Khan :D
Soal kliknya hati bukan perkara sepele bagi Feeling, ini menyangkut jodoh juga. Guanteng or cantik tapi ga ngeklik, dadahhh bay bay deh..
Pola cintanya Feeling memang yang paling ga berlogika 😉, dia hanya butuh hot buttonnya ngeklik and you Will fallin love.

• Kecenderungan Pola :
Cepat bergaul dengan banyak orang
Mudah berkenalan
Sering menebar pesona
Cenderung menimbulkan PHP yg disadari maupun tidak

• Langkah Praktis :
Bergaullah dengan siapa aja
Beri perhatian kepada yang disuka
Temukan "rasa" pengungkit klik itu
Lanjutkan bersikap bijaksana
Awas baperr
Jaga kebersihan hati agar sinyalnya lebih jernih
Berdoalah dengan tulus Agar hati si dia terbuka dan kamu bisa masuk

5. Insting ( the tiba – tibaers )

Tipe ini jika membaca buku cenderung mulai dari belakang ( kesimpulan ) baru kemudian bagian isinya. Spontanitas merupakan ciri utama karakter tipe ini. Ga suka hal yang bertele – tele membuat tipe ini acap kali menomorduakan tencana tuk menjalin hubungan dan meyakini bahwa cinta datang tiba – tiba , cinta adalah anugerah yang kuasa.

• Kecenderungan Pola :
Menjalani hubungan pertemanan mengalir saja.
Gak neko – neko memiliki banyak kriteria pertemanan.
Ketika firasat ikut sumbang saran.
Rencana terabaikan , karena tiba – tiba rasa itu muncul , this is it ?


• Langkah Praktis :
jalani pergaulan seperti biasanya.
Banyak – banyaklah berinteraksi dengan menolong.
Saat yang “ tiba – tiba “ itu datang , to the point azahlah padanya....
Rencana tak mengubah apa – apa tanpa eksekusi.
Beradaptasilah dalam perubahan pergaulan.
Tenangkan hati dan pikiran untuk si dia yang butuh tenangnya kamu.
Berdoalah dengan tulus Agar hati si dia terbuka dan kamu bisa masuk